.

 
Mesin Pencari


Sisi Lain


Catatan bukan Cacatan

Hubungi Temangsang
My status
Sssstttt.....


Halaman ini telah dibuka sebanyak:
Counter
Prosentase Pengunjung
Data Pengunjung
IP Address Anda


Tawa Pertama di Kecil
Rabu, Juni 25, 2008

Aku biasanya hanya bercerita sendiri tanpa peduli nyawa yang ada dalam pelukan aku mendengar atau bahkan memahami cerita aku. Sering aku bernyanyi sendiri lagu anak-anak tanpa pernah mengerti apakah bayi mungil dalam gendonganku mampu memahami.
Radit, demikian kami memanggil buah hati kami, biasanya hanya tersenyum saat aku mengajaknya bercanda. Senyuman kecil berulang-ulang seringkali membuat aku sudah merasa puas; seakan-akan mendapat applaus dari ratusan hadirin yang menghadiri presentasi aku. Radit terlalu sering memberikan senyuman dalam gendongan ataupun pelukan aku.
Tapi malam ini mungkin terasa beda.... Saat aku sendiri sudah merasa lelah karena aktivitas tanpa henti seharian ini. Ketika Radit kecil dalam pelukan ibunya menjelang tidur malamnya, tiba-tiba saat aku sedang berbicara dengan istriku, membicarakan kelucuan Radit tentunya; Radit tertawa dengan keras. Tertawa dengan suara, bukan hanya sebuah senyuman seperti biasanya. Aku langsung melompat dari pembaringan aku, dan melihat raut mukanya, seakan-akan mengerti jika kami barusan telah membicarakannya.
Senang banget rasanya, ini kali pertama kami mendengar tawa buah hati kami. Tawa dengan suara, bukan hanya senyuman yang selama ini sudah memberikan kami kepuasan....
ditulis oleh: Sang Fajar @ 6/25/2008 09:06:00 PM  
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home
 
Tentang Aku
Name: Sang Fajar
Home: Bojonegoro, Yogya, Papua, Jatim - DIY - Papua, Indonesia
About Me: Bagi mereka yang merasa berjasa, aku hanyalah sampah. Bagi mereka yang merasa intelek, aku hanyalah pembual. Bagi mereka yang merasa suci, aku hanyalah kotoran. Bagi mereka yang merasa terhormat, aku tak lebihnya seperti orang jalanan. Bagi mereka yang merasa pernah mengenalku, aku sepertinya sudah tak ada. Namun diantara semua anggapan yang pernah ada, semua tentang aku ada karena anggapan-anggapan yang pernah ada......
Data Lengkap

Tulisan Terdahulu
Arsip
Links
Facebook


© . Presented by Fajar Ari Setiawan