.

 
Mesin Pencari


Sisi Lain


Catatan bukan Cacatan

Hubungi Temangsang
My status
Sssstttt.....


Halaman ini telah dibuka sebanyak:
Counter
Prosentase Pengunjung
Data Pengunjung
IP Address Anda


Pandanglah Lurus ke Depan..........
Sabtu, Juni 14, 2008
Tengah malam saat susah untuk tidur, biasanya ada dua hal yang aku lakukan. Pertama menonton televisi dan kedua memainkan komputer. Menonton film di televisi seringkali membuatku secara tak sengaja tertidur sehingga akhirnya berganti televisi yang menonton aku. Sedangkan memainkan komputer, lebih sering membuat aku cepat mengantuk (walau tidak membuatku langsung tertidur di depan komputer) karena aku lebih sering bingung mau melakukan apa di depan komputer.
Seperti biasa, saat browsing aku selalu menyalakan messenger yang ada di laptop aku. Eh, ga aku nyalakan dhing, tapi emang auto start up ketika OS-nya sudah selesai booting dengan sempurna. Seperti biasa chatting di messenger dengan teman aku, ngobrolin dari hal-hal ringan, sampai bercanda ala pornografi, sampai ngobrolin masalah bisnis.
Saat ditanya tentang ketatnya persaingan dan bagaimana perkembangan saingan usaha; aku cuman ringan aja jawabnya:" Marilah sejenak kita memandang lurus ke depan, menatap arah yang akan kita tapaki. Jikalau terlalu lama melihat atau melirik ke samping atau bahkan melihat ke belakang, bagaimana mungkin itu akan menjamin jalan di depan kita akan lebih mudah"
Mungkin bagi orang lain hal demikian tidaklah begitu berarti, namun demikian sangatlah penting dalam prinsip aku. Selama usaha kita berjalan, banyak orang yang terlalu disibukkan dalam melihat ke samping memantau perkembangan dan perjalanan usaha saingannya yang ada. Jika kita disibukkan dengan hal-hal demikian, lalu kapan bagi kita untuk konsentrasi 100 % mengurusi usaha kita sendiri??? Biarlah yang lain melakukan permainan dengan gayanya sendiri, yang terpenting bagi kita; kita tunjukkan pada mereka bahwa inilah gaya kita. Kita tidak perlu menoleh dan melihat sampai di mana mereka; namun berbanggalah jika justru anda mampu membuat mereka menoleh untuk sekedar mencari tahu sampai di mana kita.
Memang kecenderungan bagi orang-orang kita, adalah sibuk dengan pesaing yang ada, sampai seringkali lupa jika memiliki kewajiban terhadap konstituen yang ada. Jika kita mengikuti gaya permainan seperti mereka kebanyakan orang, kapan kita akan konsentrasi secara penuh dengan diri kita sendiri? Kita hanya akan sibuk menjadi plagiat, hanya akan sibuk sebagai pesaing, hanya akan sibuk sebagai pencemburu yang kesal dengan keberhasilan pesaing kita.
Namun coba bayangkan, jika kita konsisten untuk memandang lurus ke depan, kita justru akan menjadi lebih kreatif dengan memberi ide yang murni bukan plagiat. Kita akan menjadi pemimpin tanpa harus menyingkirkan lawan. Kita tidak akan menjadi pencemburu, karena kita berada pada tingkat kesuksesan yang lebih tinggi. Apapun usaha anda, yakinlah, pandangan ke depan dalam memelihara jenis usaha anda; akan membuat anda jauh lebih baik dan bangga dengan hasil yang dicapai......
ditulis oleh: Sang Fajar @ 6/14/2008 04:58:00 PM  
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home
 
Tentang Aku
Name: Sang Fajar
Home: Bojonegoro, Yogya, Papua, Jatim - DIY - Papua, Indonesia
About Me: Bagi mereka yang merasa berjasa, aku hanyalah sampah. Bagi mereka yang merasa intelek, aku hanyalah pembual. Bagi mereka yang merasa suci, aku hanyalah kotoran. Bagi mereka yang merasa terhormat, aku tak lebihnya seperti orang jalanan. Bagi mereka yang merasa pernah mengenalku, aku sepertinya sudah tak ada. Namun diantara semua anggapan yang pernah ada, semua tentang aku ada karena anggapan-anggapan yang pernah ada......
Data Lengkap

Tulisan Terdahulu
Arsip
Links
Facebook


© . Presented by Fajar Ari Setiawan