.

 
Mesin Pencari


Sisi Lain


Catatan bukan Cacatan

Hubungi Temangsang
My status
Sssstttt.....


Halaman ini telah dibuka sebanyak:
Counter
Prosentase Pengunjung
Data Pengunjung
IP Address Anda


Cintailah Produk-Produk Dalam Negeri
Minggu, Februari 25, 2007
Jablay Download
Leyeh - Leyeh Download
Jambu Alas Download
Doom Doom Download
Khana Download
Goyang Heboh Download
Mail Box Download
MissCall Download
Cambuk Derita Download
Manten-mantenan Download
Asal Sombong Download
SMS Download
Derita Diatas Derita Download
Dimana Kau Cari Download
Kugapai Cintamu Download
Goyang Karawang Download
Mabuk dan Judi Download
Bulu Bertemu Bulu Download
Siksa Kubur (Karaoke) Download
Tangan & Bibir Download
Ingin Jumpa Download
Terhina Download
Rindu Menanti Download
Sepiring Berdua Download
Bunga Dahlia Download
Bukan Jodohku Download
Hanya Untukmu Download
Ibu Tiri Download
Anak haram Download
Sepur Argo Lawu Download
Bojoku Nakal Download
Karmila Download
Ku Takbisa Download
Bibir Lohan Download
Bang Toyib Download
kuda hitam Download
Tragedi Tali Kotang Download
Cinta Tak Terpisahkan Download
Mblebes Download
Goyang Dombret Download
Karmila Download
Malam Jum'at Download
Pemarah - Anis Martha Download
Sido Rondho Download
Sahara Download
Mimpi Manis Download
Simalakama Download
Iwant to Break Free Download
Sido Rondho Download
Sepur argo lawu Download
Slenco Download
Menunggu Download
Iwak Lohan Download
Pria Idaman Download
Terkesima Download
Moncrot Poloku Download
Cinta Untuk Selamanya Download
Louhan Download
kopi lambada Download
Laksamana Raja Di Laut Download
Tak Pernah Download
Pengantin Baru Download
Shidho Rondho Download
Karmila Download
SMS Download
Ampunilah Download
Asereje (Inul Daratista) Download
Mengapa Download
Cinta Tak Terpisahkan Download
Sengit Download
ditulis oleh: Sang Fajar @ 2/25/2007 12:48:00 PM   0 comments
Setiap orang yang mau mengikut Aku harus menyangkal dirinya
Sabtu, Februari 24, 2007
Setiap orang yang mau mengikut Aku harus menyangkal dirinya
(Kej11:1-9 ; Mrk8:34-9:1)
“Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusia pun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus. Kata-Nya lagi kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa." (Mrk8:34-9:1)

Ada orang katolik sedang jajan atau makan di warung atau restoran ketika berdoa malu/tidak membuat tanda salib, takut kalau ketahuan dirinya sebagai orang katolik, yang beriman pada Yesus Kristus. Demikian juga ada orang yang tidak berani mencantumkan nama baptis di depan nama dirinya. Jika mencantumkan nama baptis atau membuat tanda salib di muka umum saja takut, jangan-jangan yang bersangkutan juga tidak setia dan tidak konsekwen dalam penghayatan iman. Dengan kata lain pembaptisan yang telah diterima dengan gembira, bangga dan ceria saat itu hanya bersifat liturgis/formal; rahmat pembaptisan tidak mempengaruhi atau menjiwai pribadi yang bersangkutan. Sabda Yesus hari ini kiranya mengajak atau mengingatkan kita akan rahmat pembaptisan atau janji-janji baptis dimana kita “berjanji menolak semua godaan setan dan hanya mengabdi Tuhan Allah saja”. Setia dan konsekwen menghayati janji ini rasanya berarti menghayati sabda Yesus “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya”. Menghayati janji baptis berarti meninggalkan gairah, semangat, cara bertindak sendiri dan mengikuti atau menghayati gairah, semangat,.cara bertindak Yesus. Secara konkret hal ini kurang lebih berarti setia dan taat pada panggilan serta melaksanakan tugas perutusan atau kewajiban yang terkait dengan panggilan tersebut alias ‘menyangkal diri dan memikul salib yang dianugerahkan Allah kepada kita setiap hari’.
“Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu. Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi” (Kej11:8-9).
Jika kita tidak setia, taat dan konsekwen terhadap panggilan dan tugas perutusan kita, rasanya apa yang terjadi pada orang-orang di Babel akan terjadi dalam kebersamaan hidup kita, dimana kesombongan dan egois merajalela dan mengacau-balaukan kehidupan. Maka sekiranya kita sukses atau berhasil dalam ‘menyangkal diri dan memikul salib setiap hari’ hendaknya jangan jatuh kepada kesombongan atau egois, merasa diri yang terhebat, terpenting, terhormat dst.. , sebaliknya marilah kita menjadi rendah hati dan sosial. Jika kita berhasil marilah dengan rendah hati membantu mereka yang tidak atau kurang berhasil; jika kita menjadi kaya marilah kita membantu mereka yang miskin dan berkekurangan, jika kita pandai dan cerdas marilah kita membantu mereka yang bodoh dan tertinggal, jika kita sehat wal’afiat marilah kita perhatikan mereka yang sakit dst.. Sambil membantu atau menolong atau bertindak sosial terhadap mereka, marilah kita bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan yang telah menganugerahkan segala sesuatu yang baik kepada kita. Hidup penuh syukur dan terima kasihj itulah yang menandai orang yang rendah hati. Saling bersyukur dan berterima kasih dalam hidup bersama itulah cara hidup damai sejahtera sejati. Ingatlah bahwa segala bentuk sapaan, sentuhan, pandangan sesama kita kepada kita adalah berupa perwujudan ‘kasih’ sehingga kita menerima ‘kasih’. Jika mereka tidak mengasihi kita pasti mereka mendiamkan kita, tidak menyapa, menyentuh atau memandang sedikitpun.
“Berbahagialah bangsa, yang Allahnya ialah TUHAN, suku bangsa yang dipilih-Nya menjadi milik-Nya sendiri! TUHAN memandang dari sorga, Ia melihat semua anak manusia; dari tempat kediaman-Nya Ia menilik semua penduduk bumi. Dia yang membentuk hati mereka sekalian, yang memperhatikan segala pekerjaan mereka” (Mzm33:12-15)
ditulis oleh: Sang Fajar @ 2/24/2007 11:58:00 PM   0 comments
CPU Case Mana yang Kau PIlih?
Selasa, Februari 20, 2007






Hayo...pilih aja casing mana yang kamu suka....... :P
ditulis oleh: Sang Fajar @ 2/20/2007 05:53:00 PM   0 comments
Atas Nama Cinta - Rossa
Minggu, Februari 11, 2007
Aku wanita yang punya cinta di hati
Dan dirimu dan dirinya dalam hidupku
Mengapa terlambat cintamu telah termiliki
Sedang diriku dengan dia tak begitu cinta

Mengapa yang lain bisa
Mendua dengan mudahnya
Namun kita terbelenggu
Dalam ikatan tanpa cinta

Reff:
Atas nama cinta
Hati ini tak mungkin terbagi
Sampai nanti bila aku mati
Cinta ini hanya untuk engkau
Atas nama cinta
Kurelakan jalanku merana
Asal engkau akhirnya denganku
Kubersumpah atas nama cinta

Mengapa yang lain bisa
Mendua dengan mudahnya
Namun kita terbelenggu
Dalam ikatan tanpa cinta

back to Reff
Download lagu Atas Nama Cinta
ditulis oleh: Sang Fajar @ 2/11/2007 09:19:00 AM   0 comments
Jenuh.....
Sabtu, Februari 10, 2007
Akhir-akhir ini aku merasa jenuh sekali dengan rutinitas yang biasa aku hadapi. Jenuh dengan berbagai aktivitas yang selalu "itu-itu" saja menurutku. Mungkin memang benar aku perlu sejenak sedikit meluangkan waktu untuk melepas kepenatan ini. Barangkali dengan pergi berlibur.....
Tapi, jika niatan untuk sejenak berlibur mulai aku matangkan dengan rencana-rencana ke mana aku harus pergi; terlintas di pikiran berbagai pekerjaan yang nantinya akan menumpuk sekembalinya aku dalam rutinitas sehari-hari. Ah......pusing lagi mikirinnya.....
ditulis oleh: Sang Fajar @ 2/10/2007 07:02:00 AM   0 comments
Macam-macam Ciuman
Selasa, Februari 06, 2007
CIAWI = Ciuman manusiAWI (asal nempel kali yaaaaaa?)
CISARUA = Cium "SARUng" guA (sarung apaan tucccccch....?)
CIBULAN = Ciumannya BUtuh LANjutan (ehhhhhmmmmm....pilem seri
kali????)
CIPANAS = Ciuman PAling gaNAS (kagak lepas2,kalo lepas tunggu gledek
kaya TOKEK aja)
CIANJUR = Ciuman ANak JURik (paling dipungut mantu ama setan!)
CISADANE = Ciuman SAyang DAri aNE (mau kagak ente..?)
CITARIK = Ciuman TArik menaRIK (ati-ati nanti ada yang copot!)
CIPAYUNG = Cium PAntat gaYUNG
CIAMPELAS = Ciuman AMpe PErut muLAS (kembung ama air ludah kali
yeeeee!)
CIMANGGIS = CiuMan gAya LiNGGIS (gaya berdiri)
CIBUBUR = Ciuma! n BUru-BURu ( ada nyokap bokap)
CISALAK = Ciuman SAya gaLAK (soalnya pake maksa)
CIAMIS = Ciuman bAu aMIS (makanye jangan makan ikan peda dulu)
CIKINI = Ciuman laKI biNI ( kalo yang ini sah-sah aja)
CILIWUNG = Ciuman LIWat gunUNG ( gunung ape coba?)
CIPETE = Ciuman PEnuh TEka-teki (mao nyium pake teba2kan dulu sich)
CIBITUNG = Ciuman BIkin unTUNG ( yang pasti ada kelanjutannya)
CIKARANG = Ciuman KAwasan terlaRANG? (yang mana yaaa?)
CIKUPA = Ciuman KUrang PAs (posisinya atau.....)
CILINCING = Ciuman LIdah ruNCING (lidah apa piso? bedarah dong!)
CILEDUK = Ciuman bersuara meLEDUK!!!!(tarik menarik lepasnya
kekerasan)
CITARIK = Ciuman TArik MenaRIK (akibatnya kaya no.21 tuh)
CIMANDE = Ciuman Mantap DEde (nggak tau deh siapa si Dede-nya)
CITAYEM = Ciuman TAnpa MeYEM (cadelin dikit biar pas)
CICADAS = Ciuman CumA D! ada aTAS
Cilit : Cium Silit (Kayak gak ada tempat laen ya,,,,,,,)
Cindil : Cium kendil (Hangus sudah mukanya nyampe item,,,,,,,,)
Cimol : Cium Ompol (Dasar jorok,,,,,,)
Cium : Cium Umum ( Lagu lama,,,,,)
Cikal : Cium Kadal ( Mending dari pada macan,,,,,,,)
Ciup : Cium Ucup (Bukan asep loh,,,,,,)
Cijih : Cium ,,,,? Juih,, (Huek,,,,,, kagak nafsu,,,, laki ama laki)
Cici : Cium cium,,,,,,,
Cikil : Cium Sikil,,,,, (Sikil = kaki)
Catut : Cium Cabut,,,, (Kayak paku ya,,,,,,,)
Cikil : Cium *****,,,,,
Cilandak : Cium Landak
Cimaling : Ciumin tuh maling,,,,,,,
CITARUP = CIuman TAnpa uang RUPiah (pake dolar dong ya,,,ama bule,,)
CIJANTUNG = CIuman JANda TUlen tanggUNG (jande mude nich kayaknye,,,)
CIRANJANG =CIuman mata kerRANJANG(mata aja ada di keranjang)
ditulis oleh: Sang Fajar @ 2/06/2007 02:35:00 AM   0 comments
Mudik
Sabtu, Februari 03, 2007
Malam ini kok rasanya waktu berlalu sangat lamban sekali bagiku. Entah kenapa dalam pikiranku selalu bergelayut perasaan ingin cepat-cepat pulang ke rumah orang tuaku. Belum terlalu lama memang aku pulang ke Bojonegoro, terakhir pada perayaan Natal, aku masih menyempatkannya untuk merayakan bersama keluarga di Gereja St. Willibrordus Cepu.
Seperti biasa setiap menjelang aku pulang, si kecil Tessa sudah sibuk menelpon ke HP aku dan menanyakan jam berapa aku berangkat pulang, sampai rumah jam berapa, ama siapa, oleh-olehnya apa, bla...bla....bla..... Hehehe.....sedikit senyum kurasakan menghiasi bibirku saat ingat Tessa. Selalu terbayang suaranya yang lucu setiap menelpon, dan selalu terngiang ucapan terima kasih setiap mengakhiri percakapan di telepon.
Tidur ah.....biar malam cepat berlalu, dan pagi cepat datang menjelang, mengantarkan kepulanganku......
Tessa & istriku
ditulis oleh: Sang Fajar @ 2/03/2007 01:06:00 AM   0 comments
Tentang Aku
Name: Sang Fajar
Home: Bojonegoro, Yogya, Papua, Jatim - DIY - Papua, Indonesia
About Me: Bagi mereka yang merasa berjasa, aku hanyalah sampah. Bagi mereka yang merasa intelek, aku hanyalah pembual. Bagi mereka yang merasa suci, aku hanyalah kotoran. Bagi mereka yang merasa terhormat, aku tak lebihnya seperti orang jalanan. Bagi mereka yang merasa pernah mengenalku, aku sepertinya sudah tak ada. Namun diantara semua anggapan yang pernah ada, semua tentang aku ada karena anggapan-anggapan yang pernah ada......
Data Lengkap

Tulisan Terdahulu
Arsip
Links
Facebook


© . Presented by Fajar Ari Setiawan