.

 
Mesin Pencari


Sisi Lain


Catatan bukan Cacatan

Hubungi Temangsang
My status
Sssstttt.....


Halaman ini telah dibuka sebanyak:
Counter
Prosentase Pengunjung
Data Pengunjung
IP Address Anda


Demokrasi itu mulai tumbuh di Chilli
Senin, Januari 16, 2006
Verónica Michelle Bachelet Jeria (lahir 29 September 1951) adalah seorang politisi Chili dari Partai Sosialis Chili dan mantan Menteri Kesehatan dan Menteri Pertahanan di bawah Presiden Ricardo Lagos. Ia mendapatkan 45,9% suara dalam dalam pemilihan presiden putaran pertama 11 Desember 2005. Ia mewakili Koalisi Partai-partai untuk Demokrasi dan maju pada pemilu presiden putaran kedua pada 15 Januari 2006 dengan Sebastián Piñera dari Pembaruan Nasional yang memperoleh 25,5% suara pada putaran pertama.
Bachelet adalah ibu dari tiga orang anak. Ia berpisah dengan suaminya. Ia dapat berbahasa Spanyol, Inggris, Jerman, Portugis, Prancis, dan sedikit Rusia.
Bachelet dilahirkan di Santiago dari Ángela Jeria, seorang antropolog dan ayahnya, Jenderal Angkatan Udara Alberto Bachelet. Ia lulus dari sekolah menengah umum pada 1969 di Liceo Nº 1 Javiera Carrera, sebuah sekolah khusus perempuan. Pada 1970 ia masuk sekolah kedokteran di Universitas Chili.
Pada masa pemerintahan Salvador Allende, ayah Bachelet bertugas di Kantor Distribusi Makanan, dan setelah kudeta pada 11 September 1973, ia ditahan dan disiksa di Akademi Perang Udara, karena dituduh berkhianat. Pada Maret 1974, sebagai akibat pukulan yang terus-menerus dialaminya, ia mendapatkan gagal jantung yang menyebabkan kematiannya. Bachelet dan ibunya pun ditahan dan disiksa di Villa Grimaldi, sebuah pusat penahanan terkenal di Santiago. Pada 1975, mereka berdua dibuang ke Australia, tempat kakak laki-laki Bachelet, Alberto, tinggal. Bachelet dan ibunya kemudian pindah lagi, kali ini ke Jerman Timur dan di sana ia belajar bahasa Jerman di Institut Herder di Leipzig serta melanjutkan studi kedokterannya di Universitas Humboldt di Berlin.
Pada 1979 Bachelet kembali ke Chili, dan di sana ia menyelesaikan studinya serta lulus dari sekolah kedokteran sebagai seorang ahli bedah di Universitas Chili pada 1982. Antara 1983 dan 1986 ia mengambil spesialisasi dalam pediatri dan kesehatan masyarakat di Rumah Sakit Anak-Anak Roberto del Río. Pada masa ini, ia kembali terjun ke dunia politik, untuk berjuang demi penegakan kembali demokrasi. Ia membantu organisasi nonpemerintah yang menolong anak-anak dari mereka yang disiksa dan dilenyapkan. Antara 1986 dan 1990, Bachelet mengepalai sebuah LSM yang bernama PIDEE.
Setelah pulihnya demokrasi pada 1990, ia bekerja untuk Departemen Kesehatan dan menjadi konsultan untuk Organisasi Kesehatan Seluruh Amerika, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Perhimpunan Jerman untuk Kerjasama Teknik (GTZ).
Antara 1994 dan Juli 1997, Bachelet bekerja sebagai penasihat untuk Wakil Menteri Kesehatan. Karena minatnya akan hubungan sipil-militer, ia mulai mempelajari strategi militer di Akademi Studi Politik dan Strategi Nasional (Anepe) di Chili, dan memperoleh tempat nomor satu dalam promosinya, yang memungkinkannya belajar di Amerika Serikat di Sekolah Pertahanan Inter-Amerika di Washington, DC, dengan bea siswa kepresidenan. Pada 1998 ia kembali ke Chili untuk bekerja di Departemen Pertahanan sebagai penasihat menteri, dan lulus dari program Magister dalam ilmu kemiliteran di Akademi Perang Angkatan Bersenjata Chili.
Bachelet bergabung dengan Partai Sosialis Chili pada 1970-an. Pada 1995 ia menjadi bagian dari Komite Sentral partai dan dari 1998 hingga 2000 menjadi anggota aktif Komisi Politik partainya.
Pada 1996, ia mencalonkan diri sebagai walikota Las Condes (sebuah daerah pinggiran kota Santiago) untuk Partai Sosialis, dan hanya memperoleh 2,35% suara.
Bachelet diangkat menjadi Menteri Kesehatan oleh Presiden Ricardo Lagos pada 11 Maret 2000. Pada 7 Januari 2002 ia diangkat menjadi Menteri Pertahanan - perempuan pertama yang menduduki jabatan ini dalam sejarah Chili dan Amerika Latin.
Pada akhir 2004, karena namanya semakin populer dalam jajak pendapat umum, Bachelet menjadi kandidat Partai Sosialis untuk menjadi presiden, dan karena itu ia mengundurkan diri pada 1 Oktober tahun itu dari jabatannya di pemerintahan untuk memulai kampanyenya.
Pemilihan pendahuluan seharusnya diadakan untuk secara resmi menentukan calon presiden satu-satunya dari CPD. Namun saingan Bachelet, Soledad Alvear dari Partai Kristen Demokrat Chili - juga seorang perempuan - bekas anggota kabinet dari pemerintahan CPD sekarang dan dua pemerintahan sebelumnya, mengundurkan diri dua bulan sebelumnya, karena kurangnya dukungan dari partainya sendiri dan di pengumpulan pendapat umum.
Pada 11 Desember 2005, Bachelet menghadapi Joaquín Lavín, seorang calon sayap kanan dari Uni Demokratis Independen dan calon kanan-tengah Sebastián Piñera (Pembaruan Nasional). Lavín mencalonkan diri sebagai presiden pada 1999, dan ia dikalahkan dalam pemilihan gelombang kedua oleh Presiden Ricardo Lagos yang berkuasa sekarang. Bachelet memperoleh 46% suara, Piñera 24,4% dan Lavín 23,2%.
Bachelet menghadapi Sebastián Piñera dalam pemilihan gelombang kedua pada 15 Januari 2006 dan memenanginya. Dengan demikian, Bachelet merupakan perempuan kedua yang terpilih sebagai pemimpin di Amerika Selatan setelah Janet Jagan dari Guyana dan ketiga di Amerika Latin setelah Violeta Chamorro dari Nikaragua dan Mireya Moscoso dari Panama.
Hasil-hasil pendahuluan pemilihan gelombang kedua yang meliputi 99,71% dari tempat pemungutan suara diumumkan pada hari pemilihan pk. 19.00 waktu setempat dan menunjukkan bahwa Bachelet telah memperoleh lebih dari 53% suara.
Sebastián Piñera mengakui kekalahan langsung setelah hasil-hasil pendahuluan yang mencakup suara dari 97,52% TPS diumumkan.
ditulis oleh: Sang Fajar @ 1/16/2006 07:27:00 PM  
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home
 
Tentang Aku
Name: Sang Fajar
Home: Bojonegoro, Yogya, Papua, Jatim - DIY - Papua, Indonesia
About Me: Bagi mereka yang merasa berjasa, aku hanyalah sampah. Bagi mereka yang merasa intelek, aku hanyalah pembual. Bagi mereka yang merasa suci, aku hanyalah kotoran. Bagi mereka yang merasa terhormat, aku tak lebihnya seperti orang jalanan. Bagi mereka yang merasa pernah mengenalku, aku sepertinya sudah tak ada. Namun diantara semua anggapan yang pernah ada, semua tentang aku ada karena anggapan-anggapan yang pernah ada......
Data Lengkap

Tulisan Terdahulu
Arsip
Links
Facebook


© . Presented by Fajar Ari Setiawan