.

 
Mesin Pencari


Sisi Lain


Catatan bukan Cacatan

Hubungi Temangsang
My status
Sssstttt.....


Halaman ini telah dibuka sebanyak:
Counter
Prosentase Pengunjung
Data Pengunjung
IP Address Anda


Ramadhan.....Makna Keindahan
Selasa, November 01, 2005
Melihat rumah sebelah kita tertata rapi, ada kesan dalam diri turut bangga menikmatinya; bukan malah sebaliknya, merasa iri karena ada rumah yang lebih tertata rapi dibandingkan dengan rumah kita. Memang, secara fisik kita tidak ikut memiliki rumah tersebut; tetapi secara batin, perasaan senang saat melihat rumah yang tertata rapi membuat kita merasa juga turut memiliki. Berbeda dengan apabila kita melihat sebuah rumah yang acak-acakan, dan tidak enak dipandang.
Demikian pula dengan situasi ramadhan ini. Secara rohani, memang aku tidak ikut memiliki "bulan yang penuh hikmah" ini. Akan tetapi, melihat suasana ramadhan dan upaya-upaya yang dilakukan banyak orang yang merayakannya, perasaan juga ikut merasa nyaman. Ibarat kita melihat rumah milik tetangga kita tadi.
Ramadhan telah hampir usai. Perhitungan jam menuju bertalunya bedug, tinggal hitungan dalam 2 digit saja. Suasana penuh kekeluargaan dan keakraban yang ditunjukkan "tetangga-tetangga" aku mungkin akan dapat aku temui satu tahun lagi.
Ibarat rumah yang tertata rapi tadi, suasana ramadhan melukiskan bagaimana sebuah perasaan, tingkah laku, dan tutur kata yang tertata rapi. Sajian yang teramat indah untuk dinikmati. Andaikan suasana tersebut bukan hanya pada saat ramadhan saja, mungkin akan terasa indah selamanya.
Dalam hal ini, secara rohani, aku yang tidak turut merayakan ramadhan dan idul fitri, turut pula menikmati keindahan suasana dan keakraban hati. Tutur kata yang lebih tertata dalam penyampaian, sikap yang lebih terhormat dalam perwujudan. Semoga, apa yang menjadikan semua hal tersebut menjadi nyata bukan karena ramadhan-nya, tapi lebih karena semua orang dapat menikmati makna keindahan yang banyak dipancarkan selama bulan ramadhan.
Semoga......
ditulis oleh: Sang Fajar @ 11/01/2005 05:23:00 PM  
0 Comments:
<< Home
 
Tentang Aku
Name: Sang Fajar
Home: Bojonegoro, Yogya, Papua, Jatim - DIY - Papua, Indonesia
About Me: Bagi mereka yang merasa berjasa, aku hanyalah sampah. Bagi mereka yang merasa intelek, aku hanyalah pembual. Bagi mereka yang merasa suci, aku hanyalah kotoran. Bagi mereka yang merasa terhormat, aku tak lebihnya seperti orang jalanan. Bagi mereka yang merasa pernah mengenalku, aku sepertinya sudah tak ada. Namun diantara semua anggapan yang pernah ada, semua tentang aku ada karena anggapan-anggapan yang pernah ada......
Data Lengkap

Tulisan Terdahulu
Arsip
Links
Facebook


© . Presented by Fajar Ari Setiawan